Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan
13 Okt 2014
Gejala Penyakit Ambeien dan Cara Pengobatannya
Dilihat:
Ambeien merupakan penyakit yang terjadi pada sekitar bibir anus yang mengalami pembengkakan, bahkan terkadang disertai dengan pendarahan. Penyakit ambeien dan pengobatannya ini biasanya membutuhkan waktu relatif agak lama.
Umumnya penyakit ambeien ini terjadi disebabkan melakukan gerakan saat olahraga seperti angkat beban. Bisa juga pemicu penyakit ambeien ini karena kita terlalu sering duduk maupun berdiri, faktor keturunan, mengejan berlebihan saat buang air besar.
Secara umum, penyebab penyakit ambeien ini adalah karena terlalu keras saat mengejan. Penderita penyakit ambeien akan mengalami rasa panas dan juga gatal di bagian poros usus atau lubang pembuangan. Di bagian sekitar lubang pembuangan, muncul tonjolan atau benjolan kecil.
Pada saat buang air besar, penderita ambeien akan mengalami sakit yang cukup luar biasa dan juga sulit. Tak jarang, gejala penyakit ambeien ini disertai dengan pendarahan pada saat buang air besar.
Penyakit ambeien ini terdiri dalam 2 kategori baik dalam tanda maupun gejalanya. Ambeien pertama adalah ambeien internal yang menyebabkan pembengkakan di bagian rektrum sulit dilihat maupun diraba.
Pada tipe pertama ini, ambeien tidak akan terasa sakit, akan tetapi darah akan keluar dengan cara menetes dan juga mengalir. Parahnya, ambeien bisa keluar sendiri dari anus yang terlihat berwarna merah mudah. Penyakit ambeien dan pengobatannya ini bisa dilakukan dengan mendorong masuk kembali ambeien.
Berbeda dengan ambeien internal, ambeien eksternal ini tergolong dalam kategori berat. Umumnya penderita ambeien ini akan merasa gatal, sakit dan juga perih. Terlebih jika ambeien terdorong keluar pada saat buang air besar, maka akan terjadi penggumpalan trombosis yang akan mengakibatkan ambeien berwarna biru agak ke-unguan. Namun, jika anda maupun keluarga anda mengalami hal demikian, tak perlu khawatir sebab cara pengobatan penyakit ambeien bisa dilakukan dengan beberapa teknik pengobatan.
Penyakit ambeien dan pengobatannya bisa dilakukan dengan suntikan skleroterapi agar ambeien putus dan tidak sakit. Bisa juga dihancurkan dengan laser, arus listrik, sinar infra merah untuk mengobati penyakit ambeien ini. jika kesemua cara tersebut gagal, maka bisa dilakukan tindakan operasi sebagai solusi akhir.
23 Sep 2014
Pengobatan Wasir Pada Ibu Hamil
Dilihat:
Anda yang mengalami penyakit wasir bisa melakukan pengobatan dengan cara yang mudah dan sederhana. Bahkan anda bisa melakukan cara mengobati wasir secara alami ini di rumah. Wasir ini menyerang bagian lubang pembuangan yang rasanya sangat sakit, terlebih jika anda sedang buang air besar.
Umumnya penyakit ini akan mengeluarkan darah dan wasir akan keluar dari bagian lubang pembuangan. Namun tak perlu khawatir, sebab penyakit ini dapat disembuhkan asal pengobatan dilakukan secara rutin.
Tips Mengobati Wasir
Awal terjadinya penyakit wasir ini biasanya terjadi pada disebabkan karena penyakit sembelit yang sudah menahun. Biasanya hal ini disepelekan oleh sebagian orang, padahal akibatnya sangat fatal, kemungkinan terjadinya penyakit wasir.
Bagian lubang pembuangan akan timbul tonjolan, yang disertai peradangan pada pembuluh darah di sekitar lubang pembuangan. Tips mengobati wasir ini bisa dilakukan dengan cara berendam pada air hangat 3 kali dalam sehari untuk mengurangi rasa nyeri pada anus.
Selain itu, anda pun bisa memanfaatkan lidah buaya untuk mengobati wasir. Cara mengobati wasir secara alami ini dimulai dengan mengoleskan daging lidah buaya yang mengandung lendir pada area anus. Hal ini akan mengurangi peradangan di sekitar lubang pembuangan yang terasa nyeri. Adapun cara lain mengobati wasir ini dengan mengompres es di bagian lubang pembuangan. Cara ini bisa anda lakukan ketika anus terasa nyeri setelah buang air besar. Lakukan pengobatan ini 3 kali dalam sehari.
Cara Mengobati Wasir Tanpa Operasi
Cara pengobatan diatas merupakan cara mengobati wasir tanpa operasi, khususnya bagi anda yang takut dengan pengobatan melalui operasi. Anda bisa mengandalkan berbagai tanaman sekitar rumah atau cukup melakukan pengompresan saja. Adapun cara mencegah terjadinya penyakit wasir adalah dengan memperbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung serat. Sebab serat dapat membantu melakukan pencernaan dengan baik.
Konsumsilah air putih setidaknya 2 liter dalam sehari sehingga buang air besar menjadi rutin. Jika suka, untuk menghindari penyakit tersebut bisa mengkonsumsi yoghurt yang dapat meningkatkan kerja usus. Pada saat buang air besar, usahakan tidak mengejan agar tidak menyebabkan pembengkakan darah di bagian lubang pembuangan. Itulah cara mengobati wasir secara alami dan langkah pencegahan yang bisa dilakukan.
2 Sep 2014
Kemoterapi Bagi Penderita Kanker
Dilihat:
Sesuai data
rekam medis, kasus penyakit kanker yang dirawat di RSML selama tahun 2008
sebanyak 212 kasus. Dari kasus
tersebut, rata-rata per bulan ada 10 - 15 tindakan kemoterapi. Sedangkan tahun
2009, sejak bulan Januari hingga April, jumlah kasus penyakit kanker telah
ditangani sebanyak 54 kasus, dengan tindakan kemoterapi sebanyak 32 kasus
Penyakit kanker adalah segolongan penyakit yang
ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan menyerang jaringan biologis
baik dijaringan bersebelahan maupun migrasi sel ke tempat yang jauh
(metastasis).
Umumnya penanganan penderita kanker adalah
pembedahan (operasi), terapi hormonal, kemoterapi, imunoterapi, geneterapi atau
kombinasi. Salah satu yang cukup dikenal selama ini adalah Kemoterapi. Tujuan
pemberian kemoterapi adalah meringankan gejala dan mengontrol pertumbuhan
sel-sel kanker. Dengan melakukan kemoterapi diharapkan dapat mencapai
kesembuhan (kuratif), memperpanjang masa bebas penyakit, dapat memperpanjang
usia hidup (Survival), dan dapat memperbaiki kualitas hidup.
Kemoterapi kini dapat dilakukan di RS.
Muhammadiyah Lamongan. Bagi pasien yang dinyatakan positif menderita kanker
berdasarkan hasil laboratorium patologi anatomi, dapat datang ke poli bedah
RSML dengan membawa hasil tersebut.
Selama ini masyarakat masih takut menghadapi kemoterapi.
Mereka beranggapan kemoterapi punya efek samping buruk terhadap tubuh. Hal ini
tidak sepenuhnya benar. Memang betul bahwa kemoterapi mempunyai efek samping,
namun sebetulnya dapat ditangani dan bisa di kurangi/minimalisasi.
Berikut beberapa efek samping dan penanganannya :
o
Rambut
rontok.menipis ; hanya pada saat terapi berlangsung, setelah obat dihentikan,
rambut akan kembali tumbuh.
o
Mual/muntah
; tetap diberikan makan dalam porsi kecil tapi sering. Hindari makanan yang
terlalu manis, berminyak/berlemak dan permen. Biasanya akan diberi obat anti
muntah
o
Sembelit
; berikan makanan tinggi serat, minum banyak. Jika lebih dari 3 hari, akan
diberikan obat oleh dokter.
o
Diare
; hindari makanan pedas dan asam. Beri minum banyak dan makanan lunak. Jika
lebih 1 hari, akan diberikan obat
o
Sariawan
; pelihara kebersihan mulur, memakai sikat gigi lembut.
o
Penurunan
daya tahan tubuh ; hindari sumber infeksi, pelihara kebersihan badan dan cuci
tangan sebelum makan
o
Perubahan
kulit ; jaga kebersihan kulit, gunakan pelembab yang tidak mengandung alkohol
dan pakai baju longgar.
Untuk mengurangi/meminimalisasi efek samping obat
tersebut pada sebelum kemo dilakukan pre medikasi dengan diberi obat-obatan
anti mual muntah, anti alergi. Obat-2 tsb juga diberikan pada post
medikasi/post kemo. Proses kemoterapi terdiri dari 3 tahap yaitu pre medikasi,
obat kemoterapi dan post kemoterapi. Efek samping obat kemo biasanya berkisar
antara 3 hari s/d 1 minggu post kemo.
Disamping efek samping obat, resiko yang mungkin
ada yang dapat mempengaruhi pemberian kemotherapi seperti usia (keadaan fisik
yang tidak memungkinkan), penyakit jantung, hipertensi, DM, Kehamilan dll. Hal
ini disebabkan karena obat kemo bertugas membunuh/mematikan sel-sel kanker pada
sel darah, akibatnya sel darah ada yang terbunuh, baik sel darah merah &
sel darah putih. Sehingga untuk meminimalisasi resiko yang ada, kondisi tubuh
harus benar-benar normal keseluruhannya.
Untuk satu proses penyembuhan
diperlukan beberapa seri dan 1 seri 6 kali pemberian kemoterapi, dengan periode
pemberian bervariasi, yaitu : 4 minggu sekali, 3 minggu sekali, atau 5 hari
berturut-turut berhenti 1 bulan dilanjutkan 5 hari lagi berturut-turut.semua
tergantung pada penyakit dan jenis kankernya. Angka keberhasilan sekitar 75 %,
atau tergantung dari keganasan kankernya. Semakin kecil stadium penyakitnya,
semakin besar peluang keberhasilannya.
22 Agu 2014
Rehabilitasi Medik pada Osteoartritis Lutut
Dilihat:
Osteoartritis (OA) lutut atau istilah awamnya ‘pengapuran’ lutut merupakan jenis penyakit sendi terbanyak dijumpai di seluruh dunia dan penyebab nyeri serta kecacatan pada usia lanjut dibandingkan dengan penyakit lain. OA lutut lebih banyak pada wanita setelah usia 50 tahun
Gejala utamaOA lutut adalah nyeri setelah sendi digunakan dan hilang setelah istirahat. Terutama nyeri saat berlutut, jongkok, bangkit dari duduk, naik tangga dan mengangkat beban berat. Pada penyakit yang lebih berat nyeri dapat timbul hanya sedikit gerakan atau saat istirahat. Gejala lain adalah kekakuan pada pagi hari yang kurang dari 30 menit.
Ada bermacam faktor risiko OA, salah satunya adalah peningkatan berat badan/kegemukan terutama wanita gemuk memiliki risiko 4-5 kali untuk menderita OA lutut dibandingkan wanita kurus. Selama aktivitas sehari-hari sendi lutut mendapat beban 3-7 kali berat badan. Sendi lutut ada 3 ruang/kompartemen yaitu medial, lateral dan patelofemoral. Kompartemen medial 10 kali lebih sering dibandingkan lateral. Pada keadaan normal, kompartemen medial mendapat beban 50% lebih banyak. Kaki yang berbentuk 0 ( genu varus) atau X (genu valgus) biasanya disertai kelemahan ligamen yang berfungsi menstabilkan sendi lutut, bagian yang menerima beban berlebihan dalam beberapa tahun akan berkembang menjadi nyeri, pengerusakan jaringan tulang rawan sendi sehingga terjadi OA lutut.
Dalam mendiagnosis OA lutut diperlukan pemeriksaan fisik yaitu nyeri lutut disertai salah satu : usia > 50 tahun/kaku <30menit/ krepitasi( bunyi krek saat digerakan) serta foto rontgen terdapat osteofit/spur.
Penatalaksanaan Rehabilitasi Medik
Rehabilitasi medik berarti mengembalikan kemampuan fungsi alat organ atau anggota tubuh yang sakit/cedera/penyakit agar dapat berfungsi lagi semaksimal mungkin sehingga seseorang dapat mandiri kembali. Dahulu tindakan rehabilitasi medik selalu dilakukan setelah pengobatan selesai sehingga hasil yang dicapai tidak maksimal. Untuk mencegah adanya kecacatan sebaiknya perlu upaya rehabilitasi sedini mungkin.
Intervensi rehabilitasi medik mempunyai 3 tujuan :
- pencegahan
- restorasi
- pemeliharaan
Rehabilitasi medik mencakup penilaian gangguan biomekanik karena berkaitan dengan fungsi sendi serta dampak penyakit dan kecacatan terhadap kemandirian, citra diri, keluarga dan status kerja seseorang serta fungsi seksual.
Modalitas fisik memakai energi fisika seperti termoterapi (panas atau dingin), hidroterapi, elektroterapi (TENS=transcutaneous electrical nerve stimulators dan Interferensial). Terapi panas dalam adalah Ultrasound, MWD(Microwave diathermy) , SWD(Short wave diathermy), ada juga massage. Modalitas fisik dipakai untuk mengatasi nyeri, mengurangi kekakuan dan otot yang kram (spasme) serta memperkuat struktur sekitar sendi untuk menunjang sendi. Pemilihan jenis terapi disesuaikan dengan respons individu dan proses akut/kronik.
Yang terpenting adalah LATIHAN, ada berbagai latihan yang diberikan berguna untuk memperbaiki gerak sendi, memperbaiki kekuatan otot dan ketahanan otot dan mengurangi spasme otot. Latihan aerobik yang dianjurkan adalah berenang, jalan kaki dan bersepeda (statik).
Ortosis atau alat bantu seperti knee brace/insole dapat mengurangi pembebanan dan memperbaiki biomekanik sendi lutut. Tongkat selain mengurangi pembebanan sendi lutut dapat juga memperbaiki keseimbangan.
Edukasi untuk proteksi sendi, konservasi energi dan psikososial serta penurunan berat badan bagi yang mempunyai kelebihan berat badan.
Rehabilitasi medik diberikan sesuai tahapan penyakit dan spesifik untuk setiap individu lengkap dan terperinci (=resep)untuk mempertahankan / meningkatkan fungsi sendi dan kebugaran serta kualitas hidup.